Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
TECHCRUNCH9 jam lalu

Meta Diam-diam Luncurkan Aplikasi Game AI Pocket

Meta rupanya diam-diam merilis sebuah aplikasi eksperimental bernama Pocket, yang memungkinkan penggunanya membuat dan berbagi mini game interaktif hanya dengan mengetikkan perintah teks. Ini bukan game konvensional — pengguna cukup mendeskripsikan apa yang mereka mau, dan AI-nya langsung mewujudkannya jadi sesuatu yang bisa dimainkan. Peluncurannya dilakukan tanpa fanfare besar, khas pendekatan "uji diam-diam" yang belakangan sering dilakukan perusahaan teknologi besar.

Pocket masuk dalam kategori "vibe coding" — tren di mana kode atau aplikasi dibuat bukan dengan menulis program secara manual, melainkan dengan mendeskripsikan intensi atau suasana yang diinginkan, lalu membiarkan AI yang mengerjakan sisanya. Meta sendiri belakangan memang agresif mengembangkan berbagai produk berbasis AI, mulai dari asisten virtual hingga fitur-fitur generatif di platform mereka seperti Instagram dan WhatsApp. Pocket tampaknya jadi langkah Meta untuk menjajaki ruang kreasi konten interaktif berbasis AI.

Ini menarik karena menandakan bahwa pembuatan game — yang selama ini butuh keahlian teknis tinggi — mulai terbuka untuk semua orang. Jika tren ini berkembang, barrier to entry di industri game bisa runtuh secara signifikan, dan kita mungkin akan melihat ledakan konten game buatan pengguna yang jauh lebih besar dari era Flash atau HTML5 dulu. Buat industri AI, ini juga konfirmasi bahwa generasi konten interaktif adalah frontier berikutnya setelah teks dan gambar.

Yang menarik untuk diikuti adalah seberapa jauh kualitas game yang bisa dihasilkan Pocket, dan apakah Meta akan mengintegrasikannya ke ekosistem platform mereka yang sudah ada. Persaingan di ruang ini juga bakal sengit — Google, OpenAI, dan berbagai startup sudah bermain di area serupa. Apakah Pocket akan tetap eksperimental atau berkembang jadi produk penuh, itu yang patut dipantau.

Baca artikel asli di TechCrunch →