
Barret Zoph resmi meninggalkan OpenAI untuk kedua kalinya, hanya lima bulan setelah ia kembali bergabung. Kali ini ia menjabat sebagai kepala penjualan AI enterprise — posisi strategis yang dibentuk OpenAI untuk mendorong pertumbuhan bisnis korporatnya. Kepergiannya kembali mengejutkan mengingat betapa singkatnya masa jabatan tersebut.
Zoph sempat meninggalkan OpenAI sebelumnya untuk ikut mendirikan Thinking Machines Lab bersama Mira Murati, mantan CTO OpenAI yang juga hengkang. Ia kembali ke OpenAI pada pertengahan Januari 2026 dan langsung ditempatkan di garda terdepan segmen enterprise — segmen yang menjadi fokus utama OpenAI setelah perusahaan berkomitmen untuk tidak lagi mengejar "side quest" dan berkonsentrasi pada pendapatan inti seperti enterprise dan coding, terutama menjelang rencana IPO mereka.
Kepergian Zoph penting karena segmen enterprise adalah salah satu mesin pertumbuhan terbesar OpenAI saat ini. Kehilangan pemimpin di posisi itu — apalagi sosok senior seperti Zoph — bisa menimbulkan tanda tanya soal stabilitas internal dan arah strategi komersialisasi OpenAI ke depan. Di tengah persaingan ketat dengan Google, Anthropic, dan pemain lain, konsistensi kepemimpinan di lini bisnis sangat krusial.
Yang menarik untuk diikuti adalah ke mana Zoph pergi setelah ini — apakah kembali ke Thinking Machines Lab, bergabung dengan kompetitor lain, atau membangun sesuatu yang baru. Pola keluar-masuk tokoh-tokoh kunci di OpenAI juga mencerminkan dinamika industri AI yang bergerak sangat cepat, di mana loyalitas dan arah strategis bisa berubah dalam hitungan bulan.