Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
TECHCRUNCH9 jam lalu

Raksasa Teknologi Korsel Gelontorkan $550 Miliar Demi Atasi Krisis Memori AI

Dua perusahaan chip memori terbesar di dunia — yang berbasis di Korea Selatan — baru-baru ini mengumumkan komitmen investasi besar-besaran senilai lebih dari $550 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membangun lebih banyak fasilitas fabrikasi laboratorium memori, seiring meledaknya permintaan akibat perkembangan AI global. Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Korea Selatan sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem teknologi AI dunia.

Fenomena yang dijuluki "RAMageddon" menggambarkan situasi di mana kebutuhan memori untuk melatih dan menjalankan model-model AI besar tumbuh jauh lebih cepat dari kapasitas produksi yang ada. Model AI generatif seperti LLM butuh memori dalam jumlah masif — baik untuk training maupun inferensi — sehingga kelangkaan chip memori berkualitas tinggi menjadi hambatan nyata bagi industri. Korea Selatan, lewat dua raksasa semikonduktornya, selama ini sudah menguasai pasar memori global dan kini berupaya menggandakan kapasitas produksinya.

Komitmen investasi sebesar ini bukan sekadar urusan bisnis satu negara — ini berdampak langsung pada kecepatan adopsi AI secara global. Jika pasokan memori tidak bisa mengimbangi permintaan, pengembangan model AI besar akan melambat dan biaya komputasi bisa melonjak tajam. Dengan ekspansi besar-besaran ini, diharapkan bottleneck memori bisa diatasi dan ekosistem AI dunia bisa terus berkembang tanpa hambatan suplai yang berarti.

Yang menarik untuk diikuti adalah apakah investasi sebesar ini benar-benar mampu mengejar laju pertumbuhan permintaan AI yang terus akseleratif. Ada pula dimensi geopolitik yang tak kalah seru: Korea Selatan sedang berlomba dengan Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok untuk mendominasi rantai pasok semikonduktor global — dan taruhan di sektor memori ini adalah salah satu kunci terpentingnya.

Baca artikel asli di TechCrunch →