Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
TECHCRUNCH17 jam lalu

Startup AI Prancis ZML Rilis Software Gratis untuk Percepat Inferensi di Berbagai Chip

ZML, startup AI asal Prancis yang sedang naik daun, baru saja merilis produk open-source bernama ZML/LLMD. Software ini dirancang untuk mempercepat proses inferensi — yaitu saat model AI dijalankan untuk menghasilkan output — di berbagai jenis chip AI yang berbeda-beda. Dengan merilis ini secara gratis, ZML membuka akses ke teknologi yang bisa memangkas biaya operasional menjalankan model AI secara signifikan.

Yang bikin ZML makin diperhitungkan adalah dukungan dari Yann LeCun, pemenang Turing Award dan kepala ilmuwan AI di Meta yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia AI. Masalah yang coba dipecahkan ZML/LLMD ini sebenarnya nyata dan sudah lama jadi keluhan industri: inferensi AI itu mahal, dan selama ini banyak solusi hanya optimal untuk satu jenis hardware tertentu — misalnya GPU NVIDIA — tapi tidak fleksibel di chip lain.

Inisiatif ini punya dampak yang lumayan besar. Kalau software ini benar-benar bekerja lintas chip dengan baik, perusahaan dan pengembang tidak perlu terikat pada vendor hardware tertentu, yang selama ini menjadi salah satu sumber biaya dan ketergantungan terbesar dalam deployment AI. Ini juga membuka peluang bagi chip-chip alternatif — dari AMD, Intel, hingga akselerator AI dari berbagai produsen — untuk bersaing lebih serius dengan dominasi NVIDIA.

Menarik untuk diikuti apakah komunitas open-source akan mengadopsi ZML/LLMD dengan cepat dan seberapa luas kompatibilitas chip-nya di dunia nyata. Jika terbukti andal, ZML bisa menjadi pemain penting dalam infrastruktur AI global — bukan sebagai pembuat model, tapi sebagai tulang punggung yang membuat model-model itu berjalan lebih efisien dan murah.

Baca artikel asli di TechCrunch →