
Sebuah startup bernama Acti punya ide yang cukup segar: daripada AI cuma bisa diakses lewat aplikasi tersendiri, kenapa tidak tanam langsung di keyboard? Mereka merilis keyboard khusus untuk iOS dan Android yang sudah dilengkapi kemampuan AI di dalamnya. Keunikannya, keyboard ini bisa bekerja lintas aplikasi — jadi pengguna tidak perlu keluar-masuk app untuk memanfaatkan AI.
Fitur utama yang ditawarkan Acti adalah kemampuan membuat shortcut berbasis bahasa alami yang bisa disesuaikan sendiri oleh pengguna. Artinya, kamu bisa bikin perintah singkat yang langsung memicu respons AI tertentu, misalnya memperbaiki teks, mengubah nada penulisan, atau menyusun balasan email — semua dari dalam keyboard, tanpa berpindah aplikasi. Ini berbeda dari pendekatan kebanyakan asisten AI yang masih mengharuskan pengguna membuka antarmuka tersendiri.
Ini menarik karena keyboard adalah salah satu lapisan paling mendasar di smartphone — hampir semua interaksi teks melewatinya. Kalau AI bisa "tinggal" di sana, potensi adopsinya jauh lebih luas dibanding aplikasi standalone yang perlu diingat dan dibuka secara aktif. Bagi industri AI, ini bisa jadi preseden baru: bukan AI yang menunggu dipanggil, tapi AI yang selalu siap di titik masukan paling umum.
Yang menarik untuk diikuti adalah bagaimana respons platform besar seperti Apple dan Google terhadap keyboard pihak ketiga yang makin canggih ini, serta sejauh mana pengguna nyaman memberikan akses teks mereka ke pihak ketiga. Soal privasi dan keamanan data jelas akan jadi pertanyaan besar ke depannya.