Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
TECHCRUNCH1 hari lalu

Mantan Bos Infosys Dirikan Startup Baru untuk Guncang Industri Layanan IT

Vishal Sikka, mantan CEO Infosys, kembali ke panggung teknologi dengan startup baru yang bertujuan mengubah cara kerja industri layanan IT global. Venture ini sudah mengantongi dukungan dari dua investor besar: Mayfield, firma modal ventura Silicon Valley, dan Aramco Ventures, lengan investasi raksasa energi Arab Saudi. Ini bukan langkah kecil — Sikka jelas bermain di liga atas sejak hari pertama.

Startup ini menggandeng veteran dari tiga ekosistem besar: SAP, Infosys, dan VianAI — perusahaan AI yang sebelumnya didirikan Sikka sendiri. Komposisi tim ini mencerminkan perpaduan antara keahlian enterprise software, pengalaman mengelola layanan IT skala raksasa, dan kapabilitas AI mutakhir. Sikka sendiri punya rekam jejak panjang: sebelum memimpin Infosys, ia adalah CTO di SAP dan salah satu arsitek di balik platform HANA.

Industri layanan IT — yang selama ini didominasi pemain seperti Infosys, TCS, Wipro, dan Accenture — sedang berada di persimpangan jalan karena gelombang otomasi berbasis AI. Startup seperti ini bisa menjadi ancaman serius jika berhasil menawarkan pendekatan baru yang lebih cerdas dan efisien dibanding model outsourcing konvensional. Dengan AI semakin mampu mengotomasi pekerjaan koding, testing, dan manajemen sistem, model bisnis lama berpotensi tergerus.

Yang menarik untuk diikuti adalah bagaimana Sikka akan memosisikan startup ini — apakah sebagai pengganti layanan IT tradisional, atau sebagai lapisan AI di atasnya. Dukungan Aramco Ventures juga menarik perhatian, mengingat itu membuka peluang besar di pasar Timur Tengah yang sedang agresif berinvestasi dalam transformasi digital. Ini salah satu comeback founder yang layak dipantau.

Baca artikel asli di TechCrunch →