Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
THE VERGE7 jam lalu

Netflix Pakai Suara AI Gene Wilder untuk Reality Show Willy Wonka

Netflix resmi mengumumkan reality show bertajuk *Wonka's The Golden Ticket* yang akan tayang perdana pada 23 September. Yang bikin heboh, narasi dalam trailer-nya menggunakan suara Gene Wilder yang dibangkitkan kembali lewat teknologi AI — bukan aktor manusia. Kolaborasi ini dilakukan bersama perusahaan audio AI ElevenLabs, dengan persetujuan keluarga almarhum Gene Wilder.

Ini bukan kali pertama Netflix dan ElevenLabs bekerja sama untuk merekonstruksi suara tokoh terkenal; keduanya sebelumnya pernah mengerjakan proyek serupa dengan suara Michael Caine dan Stan Lee. Show ini juga merupakan kelanjutan dari kemitraan Netflix dengan perusahaan Roald Dahl sejak 2021, dan mengikuti tren reality show Netflix yang mengadaptasi skenario fiksi — seperti yang mereka lakukan dengan *Squid Game*. Set acara ini disebut nyata, bukan buatan AI, jadi hanya elemen suaranya saja yang dihasilkan secara artifisial.

Penggunaan suara AI untuk tokoh yang sudah meninggal membuka perdebatan besar soal etika dan hak dalam industri hiburan. Di satu sisi, consent keluarga membuat langkah ini terasa lebih bisa dipertanggungjawabkan dibanding praktik deepfake liar. Di sisi lain, ini menandai makin normalnya AI mengisi ruang yang dulunya eksklusif milik manusia — termasuk warisan artistik seseorang setelah mereka tiada.

Yang menarik untuk diikuti adalah bagaimana respons publik dan komunitas aktor terhadap tren ini. Serikat pekerja hiburan seperti SAG-AFTRA sudah lama khawatir soal penggunaan AI untuk mereplikasi suara dan wajah talent; kasus ini bisa menjadi preseden penting soal batasan mana yang dianggap "etis" ketika teknologi sudah secanggih ini.

Baca artikel asli di The Verge →