Melek AI
Melek AI
Repo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxAbout+ Submit Tool
Melek AI

Hub harian buat ngikutin AI. Repo GitHub yang lagi naik & berita AI terbaru, dirangkum AI dalam bahasa Indonesia.

JelajahRepo TrendingBeritaToolsBelajarSandboxKamus AISubmit Tool
LainnyaAboutYouTubeInstagram
© 2026 Melek AIDibuat di Indonesia 🇮🇩
← Berita AI
THE VERGE8 jam lalu

Google Images Kini Tampilkan Rekomendasi Foto Sebelum Kamu Mencari

Google baru saja mengumumkan perubahan besar pada halaman utama Google Images. Kalau sebelumnya kamu disambut halaman kosong dengan kotak pencarian, sebentar lagi halaman itu bakal langsung penuh dengan gambar-gambar yang dipilihkan khusus untukmu — bahkan sebelum kamu mengetik satu kata pun. Perubahan ini diumumkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-25 Google Images.

Galeri baru ini disebut "browseable homepage" — sebuah tampilan dinamis yang menampilkan gambar dari seluruh penjuru web, diperbarui secara real-time, dan disesuaikan dengan minat masing-masing pengguna. Secara visual, tampilannya mengingatkan pada Pinterest atau Imgur: banyak gambar tersusun rapat yang bisa kamu scroll terus. Ini jelas bukan sekadar facelift desain, tapi pergeseran cara kerja produk secara mendasar.

Langkah ini mencerminkan tren besar di industri: platform pencarian tidak lagi hanya menunggu pertanyaanmu, tapi mulai bergerak lebih proaktif mendatangimu dengan konten. Google memanfaatkan data perilaku pengguna dan kecerdasan buatan untuk memprediksi apa yang ingin kamu lihat — mirip pendekatan yang sudah lama dipakai TikTok dan Instagram di ranah video dan foto sosial. Ini menunjukkan bahwa mesin pencari pun kini bertransformasi jadi platform penemuan konten.

Yang menarik untuk diikuti adalah bagaimana pengguna merespons perubahan ini — apakah mereka menyambut pengalaman yang lebih "dikurasi" ini, atau justru merasa terlalu banyak noise sebelum sempat mencari. Persaingan dengan Pinterest sebagai platform discovery visual juga jadi lebih nyata. Google punya keunggulan data yang masif, tapi Pinterest punya keunggulan konteks niat belanja dan inspirasi yang lebih kuat.

Baca artikel asli di The Verge →